Jumat, 11 Juni 2010

SELAMAT DATANG

Selamat Datang

Alhamdulillaahi robbil 'alamiin, kalimatusyukri terucap dari hamba yang selalu berharap ternaungi rahmat Alloh,
Solawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan Nabi Muhammad SAW yang telah memberi suri tauladan kepada kita semua sebagai hamba yang terlanjur menyanggupi untuk mengemban amanat Ilahi.
Alhamdulillahi jaza humullohu khoiron, kepada para muballighin muballigot sebagai perantara agama haq,  karena perantara mereka semua kita dapat menikmati alam hidayah.

Web sederhana ini sengaja kami haturkan sebagai media shilaturrahim on line, yang memberikan gambaran Gadingmangu secara keseluruhan ( kaya Taman Mini Indonesia Indah ... prikitiew ) akan tetapi secara kenyataan masih jauh untuk dapat menggambarkan heterogennya masyarakat Gading, untuk itu kami sangt berharap masukan, saran dan apapun yang dapat membawa web sederhana ini bisa memberikan manfaat besar bagi kita semua.

Semoga Alloh selalu meridhoi usaha dan niat baik kita semua, amin



                                                                                         Gadingmangu, 16 Juni 2010
                                                                                                                       
                                                                                         Abdur Rohim

Sabtu, 05 Juni 2010

GADINGMANGU

Home
GADINGMANGU

* Home
* Gadingmangu! License
* Ponpes Gadingmangu
* Sekolah Gadingmangu
* Gallery Gadingmangu

Main Menu
Home
Gadingmangu! License
Ponpes Gadingmangu
Sekolah Gadingmangu
Gallery Gadingmangu
News
Blog
Links
Contact Us
Search
Joomla! Home
Joomla! Forums
OSM Home
Administrator
Login Form
Username

Password

Remember me
Lost Password?
No account yet? Register
Syndicate
RSS 0.91
RSS 1.0
RSS 2.0
ATOM 0.3
OPML

Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates
Tahun ajaran baru SMU SMK SMP Budi Utomo
Written by Administrator
Wednesday, 07 July 2004

Tahun ajaran baru akan di mulai, Di beritahukan bahwasanya SMU, SMK dan SMP membuka pendaftaran bagi calon siswa-siswi yang ingin melanjutkan sekolah di SMU, SMK, SMP Budi Utomo Gadingmangu.

persyaratanya liat Disini
Last Updated ( Saturday, 28 June 2008 )

Welcome to Gadingmangu!
Written by Web Master
Saturday, 12 June 2004

Assalamualaiukum Wr,Wb

Selamat datang di Gadingmangu;

jika anda dari jogja dan akan pergi ke Surabaya pasti anda akan melewati sebuah jalan raya yang ramai yang menghubungkan Surabaya-kediri dan surabaya-solo yaitu jalan Raya Perak, jangan lupa jika anda melewati jalan tersebut tengoklah di sebelah kiri anda (jika anda dari jogja dan akan ke surabaya) atau sebelah utara dari jalan raya.Disitu terlihat suatu masjid yang besar dan megah yang membentang di area persawahan. masjid tersebut dari jalan raya berjarak sekitar 1 km, dan melewati jalan-jalan persawahan yang hijau. masjid Luhur Nurhasan namanya dan terletak di desa GADINGMANGU!

Ajkh..,


Last Updated ( Saturday, 28 June 2008 )
Read more...

Newsflash 1
Written by Administrator
Monday, 09 August 2004
Joomla! 1.0 - 'Experience the Freedom'!. It has never been easier to create your own dynamic site. Manage all your content from the best CMS admin interface.

More...

* Newsflash 2


Polls
bagaimana tanggapan anda mengenai pondok dan sekolah di gadingmangu....
Sangat bermanfaat, masalah dunia dan akhirat akan di dapat!
hanya ingin jadi santri pondok saja, tanpa ingin sekolah
biasa saja..
Di perbarui tata letak, lokasi antara keduanya
sekolah kurang diperhatikan
lebih mengutamakan pendidikan sekolah

Who's Online

Valid XHTML and CSS.
http://gadingmangu.net46.net, Powered by Joomla! and designed by SiteGround web hosting

Welcome to Gadingmangu!

Welcome to Gadingmangu!
Written by Web Master
Saturday, 12 June 2004

Assalamualaiukum Wr,Wb

Selamat datang di Gadingmangu;

jika anda dari jogja dan akan pergi ke Surabaya pasti anda akan melewati sebuah jalan raya yang ramai yang menghubungkan Surabaya-kediri dan surabaya-solo yaitu jalan Raya Perak, jangan lupa jika anda melewati jalan tersebut tengoklah di sebelah kiri anda (jika anda dari jogja dan akan ke surabaya) atau sebelah utara dari jalan raya.Disitu terlihat suatu masjid yang besar dan megah yang membentang di area persawahan. masjid tersebut dari jalan raya berjarak sekitar 1 km, dan melewati jalan-jalan persawahan yang hijau. masjid Luhur Nurhasan namanya dan terletak di desa GADINGMANGU!

Ajkh..,


Last Updated ( Saturday, 28 June 2008 )

Kamis, 03 Juni 2010

Senin, 24 Mei 2010

Cara Elegan Membagi Cinta Dua Wanita

Bila kini Anda sedang menikmati cinta dua wanita, segala sesuatu yang Anda lakukan harus penuh dengan kehati-hatian. (Foto: gettyimages)
MENGENCANI dua wanita merupakan kegiatan penuh risiko. Oleh karena itu, tak banyak pria yang berani melakukannya. Selain bisa menyakiti hati wanita, penilaian buruk juga bisa merusak citra.

Namun bagi Anda petualang cinta, berkencan dengan dua wanita berisi babak yang cukup seru karena selain memberikan sensasi berbeda, juga bisa memacu adrenalin. Jika Anda termasuk kategori pria yang memandang tak ada salahnya mengencani dua wanita, maka ada berbagai hal yang patut Anda pelajari, seperti dibocorkan Askmen.

Tak perlu menghindari panggilan

Ketika sedang berkencan dengan kekasih pertama, Anda tak perlu menghindari panggilan telepon dari kekasih kedua. Menghindari panggilan menunjukkan padanya bahwa Anda menyimpan rahasia.

Untuk itu, pastikan tidak memberi petunjuk yang mencurigakan agar predikat Anda satu-satunya pria idamannya tetap aman. Cara aman untuk menyelamatkan posisi, misalnya mengatakan padanya bahwa Anda sedang sibuk dan akan meneleponnya kembali nanti.

Jika terpaksa harus menghindari panggilan, Anda bisa men-setting telepon selular menjadi silent. Jadi saat dihubungi kekasih kedua, Anda bisa berdalih tidak mendengar bunyi telepon darinya.

Pilih tempat kencan berbeda

Menyembunyikan sebuah rahasia memang sulit, terutama jika menyangkut masalah status. Bila kini Anda sedang menikmati masa-masa kebersamaan dengan dua wanita sekaligus, Anda perlu mengingat bahwa segala sesuatu yang Anda lakukan harus penuh dengan kehati-hatian. Jangan sampai membuat keduanya berprasangkan buruk pada Anda. Agar situasi tetap aman, saran terbaik adalah pilihlah tempat kencan berbeda untuk masing-masing kekasih Anda.

Hati-hati membuka diri

Berbicara terlalu banyak hanya akan membuka kedok Anda semakin mudah. Untuk itu, kemukakanlah hanya pada hal-hal yang menurut Anda memang penting. Namun jika Anda tak ingin hidup dalam kebohongan dan tidak ingin terperangkap semakin jauh dalam situasi sulit, Anda bisa memulainya dengan mengurangi kecurigaan mereka. Jadi saat keduanya hendak melacak kebohongan Anda, maka hanya akan ada sedikit kebohongan yang terungkap.

Atur kencan di hari berbeda

Kalau ingin menikmati kisah cinta dengan dua wanita, sebaiknya tidak membuat daftar kencan untuk keduanya dalam satu hari berturut-turut. Indera penciuman wanita terbilang cukup tajam. Ia bisa mencium sedikit saja aroma parfum dan mendapati sehelai rambut wanita lain yang melekat pada pakaian Anda, sehingga setiap bukti hanya akan membawa Anda pada kesulitan besar. Karenanya, pastikan untuk mandi dan berganti pakaian sebelum berkencan dengan kekasih lainnya.(ftr)

10 CIRI GURU PROFESIONAL

10 CIRI GURU PROFESIONAL

1. Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.
2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.
3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.
4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.
5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.
6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.
7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.
8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.
9. Selalu memberikan yang terbaik untuk Anak-anak dan proses Pengajaran
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.
10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.
Disarikan dari situs Apple for the teacher, Creative TeacherLearning empowers students.

refleksi outbound

REFLEKSI dalam kegitan Outbound

Apakah refleksi itu?
Refleksi atau biasa juga disebut renungan adalah satu sesi untuk mengambil pelajaran dari pengalaman ( kegiatan Outbound ) yang telah dilalui.

Mengapa perlu direfleksi?

Kegiatan dalam Outbound memerlukan keterlibatan Fisik ( Psikomotorik ), Mental ( Afektif ), Pikiran ( Kognitif ) meskipun dengan proporsi berbeda. Akan tetapi masing-masing peserta berangkat dengan pengalaman masa lalu dan suasana hati yang berbeda, sehingga cara merespon kegiatan / permainan dalam Outbound pun berbeda pula. Sehingga pengalaman akhir yang didapat juga bervariasi.

Agar manfaat yang didapat dari kegiatan Outbound dapat bernilai positif dan maksimal bagi pengembangan diri peserta, maka dapat dibantu dengan memberi refleksi yang tepat terhadap aktifitas yang dialami. Adapun manfaat refleksi antara lain:

1. Menambah nilai pengalaman, ekplorasi yang tepat dapat menambah nilai dan arti pengalaman, jika tidak tepat dapat mengecilkan nilai dari kegiatan dalam Outbound.

2. Meminimalkan hambatan dalam proses belajar, suasana hati yang tidak fun dapat menjadikan seseorang bersikap cuek terhadap keadaan yang ada disekitarnya, sehingga dengan refleksi diharapkan dapat memberikan wacana dan pemahaman yang lebih luas.
3. Memperjelas arah tujuan, mengukur kinerja, introspeksi diri, merayakan keberhasilan.

4. Membuka wawasan baru, melihat alternatif lain untuk meraih tujuan, melihat masalah dari sudut pandang orang lain, mengukur diri.

5. Mengembangkan pengamatan dan kesadaran, tentang keberanian, persepsi, dll.

6. Membangun kepedulian, refleksi dapat menjadi wahana untuk mengungkapkan kepedulian, menerima tanggapan/feedback atas sikap diri selama kegiatan berlangsung.

7. Memupuk keberanian untuk mengekpresikan diri, refleksi yang tepat dapat menjadi wahana untuk memupuk keberanian berbicara atau membicarakan pengalaman diri peserta. NB: Fasilitator harus mampu memilih situasi, simbol-simbol yang tepat.

8. Memandu kesuksesan, memahami bagaimana kesuksesan diraih, membantu peserta menikmati kesuksesan, mengaplikasikan kedalam permanent system.


9. Memberikan dukungan, rise taking dalam permainan berdampak sukses atau gagal, melalui refleksi pengalaman tersebut dianalisis, sehingga peserta dapat mengetahui bagaimana kegagalan itu terjadi, bangkit dari kegagalan, perjuangan meraih sukses.

10. Memberdayakan peserta, refleksi dapat memperkuat kemampuan peserta untuk dapat belajar dari pengalaman yang dialaminya, sehingga akan berdampak pada: kemampuan belajar, kepercayaan diri, kemandirian, mengembangkan diri.
Ada berapa tingkatan dalam refleksi itu ?

Ada tiga tingkatan refleksi pengalaman dalam Outbound, yaitu:
1. Merasakan pengalaman,
2. Menceritakan pengalaman,
3. Diskusi dan Tanya jawab pengalaman.

MERASAKAN PENGALAMAN
Peserta dapat merasakan secara langsung dari suatu kegiatan ( Learning by Doing ), adapun garis besarnya sebagai berikut:
a. Peserta diajak menyelesaikan suatu rangkaian skenario kegiatan tantangan fisiologis, Psikologis dan intelektual.
b. Peserta menjalankan kegiatan sesuai dengan standar prosedur yang telah ditentukan.
c. Peserta mendapatkan pengalaman baru yang ” Fun ” dari kegiatan yang dilakukan.
d. Peserta secara mandiri memperoleh kesadaran baru adanya proses pembelajaran.
e. Peserta merasakan bertambahnya kemampuan dan pengalaman yang dapat diaplikasikan pada keadaan yang sesungguhnya ( di lapangan ).

MENCERITAKAN PENGALAMAN
Peserta mendapat tambahan pengalaman melalui ” bantuan ” Fasilitator, setelah mengamati dinamika kegiatan, fasilitator membuat rangkaian cerita kegiatan kemudian diceritakan kembali kepada peserta ( Learning by Telling ), adapun garis besarnya sebagai berikut:
a. Peserta diajak menyelesaikan suatu rangkaian skenario kegiatan tantangan fisiologis, Psikologis dan intelektual.
b. Peserta menjalankan kegiatan sesuai dengan standar prosedur yang telah ditentukan.
c. Peserta mendapatkan pengalaman baru yang ” Fun ” dari kegiatan yang dilakukan.
d. Setelah kegiatan, Fasilitator bercerita ulang tentang kejadian yang diamati ( recall memory ) sebagai jangkar ingatan dalam proses belajar peserta.
e. Fasilitator menarik kesimpulan pembelajaran.
f. Peserta merasakan bertambahnya kemampuan dan pengalaman yang dapat diaplikasikan pada keadaan yang sesungguhnya ( di lapangan ).

DISKUSI DAN TANYA JAWAB PENGALAMAN
Peserta mendapatkan hikmah pembelajaran dengan ” bantuan ” Fasilitator dalam refleksi, berdiskusi dan tanya jawab tentang pengalaman yang didapatkan ( Learning by Reflecting ), adapun garis besarnya sebagai berikut:
a. Peserta diajak menyelesaikan suatu rangkaian skenario kegiatan tantangan fisiologis, Psikologis dan intelektual.
b. Peserta menjalankan kegiatan sesuai dengan standar prosedur yang telah ditentukan.
c. Peserta mendapatkan pengalaman baru yang ” Fun ” dari kegiatan yang dilakukan.
d. Peserta secara mandiri memperoleh kesadaran baru adanya proses pembelajaran.
e. Fasilitator memandu refleksi dengan pertanyaan panduan yang terstruktur
f. Peserta mengungkapkan ulang pengalamannya dan mendapatkan pembelajaran baru dari kegiatan tersebut.
g. Fasilitator mendorong terjadinya diskusi tentang sikap peserta, analisis, evaluasi dari perilaku yang muncul.
APA OBYEK YANG DIAMATI OLEH FASILITATOR ?

Obyek yang diamati oleh Fasilitator dapat di kelompokkan menjadi empat, yaitu:

1. Hal yang dirasakan
Ex: - Ekpresi yang ditunjukkan saat berhasil menyelesaikan
tantangan
- Tindakan yang dilakukan saat menghadapi ketegangan
- Ungkapan yang muncul saat menghadapi kesulitan

2. Proses yang terjadi
Ex: - Proses pengambilan keputusan saat menghadapi
masalah dalam kegiatan
- Proses dalam membangun keterlibatan anggota dalam
tim
- Proses membangun semangat anggota tim

3. Kesimpulan yang dapat diambil
Ex: - Kesadaran baru yang dapat diperoleh dari rangkaian
kegiatan yang dialami.
- Cara berpikir dengan sudut pandang baru
- Cara baru dalam bertindak disaat menghadapi suatu
masalah
- Peran serta dan tanggung jawab masing-masing
individu dalam setiap kegiatan.

4. Tindak lanjut yang akan dilakukan
Ex: - Rencana implementasi hasil Outbound dalam
kehidupan sehari-hari
- Tindakan yang akan diambil untuk mengurangi resiko
gagal.
Apa Pertanyaan yang biasa digunakan oleh Fasilitator dalam memandu refleksi ?

Pertanyaan yang biasa digunakan oleh Fasilitator dalam memandu diskusi pada saat refleksi, antara lain:
o Apa nama permainan yang telah anda lakukan ?
o Apa tujuan dari permaianan....
o Bagaimana pelaksanaannya / Faktanya ( Berhasil / Gagal )
 ( Berhasil ) Apa potensi yang anda miliki / kelompok anda ?
 ( Gagal ) Kendala apa yang terjadi ?
o Untuk menyelesaikan permainan ..... ini, dibutuhkan peran apa saja ?
o Bagaimana cara membagi peran dalam permainan .... tersebut ?
o Apa yang dapat anda pelajari tentang diri anda ?
o Apa yang dapat kamu amati tentang rekan kerja anda ?
o Apa yang dapat anda pelajari / hikmah dari pernainan tersebut ?
o Apa manfaat yang didapat jika hikmah tersebut di aplikasikan kedalam kehidupan sehari-hari ?

Bagaimana panduan dalam bertanya disaat memberikan refleksi ?

Seringkali pertanyaan yang diberikan oleh Fasilitator justru membingungkan, dan dapat mendangkalkankan arti / hikmah pembelajaran dari kegiatan yang telah dilakukan peserta, oleh karena itu Fasilitator hendaknya dapat menemukan ilham untuk membuat pertanyaan yang efektif dan berdampak positif, oleh karena itu Fasilitator hendaknya :

o Dapat memberi pertanyaan yang berdampak positif, karena pertanyaan positif dapat memberi stimulan psikologis yang positif juga.
Ex: - Mengapa anda / kelompok anda tidak dapat
menyelesaikan permainan ini ? ( - )
- Apa kesulitan yan gmuncul dalam menyelesaikan
permainan ini ? ( + )

- Kenapa anda memutuskan untuk menyerah ? ( - )
- Mengapa anda mengambil pilihan tersebut ? ( + )

o Dapat menyampaikan pertanyaan secara etis, karena etika menjadi salah satu kunci terjadinya komunikasi yang baik. Oleh karena itu perlu diperhatikan bahwa:
• Pertanyaan bukan untuk menguji pengetahuan / kepandaian peserta
• Ungkapkan pertanyaan dengan tegas dan jelas
• Bersikaplah yang menimbulkan efek kondusif
• Beri kesempatan yang sama terhadap seluruh peserta
• Pertanyaan yang tidak menyinggung harga diri peserta
• Pertanyaan tidak digunakan untuk menyudutkan peserta

o Dapat memberikan sikap tubuh yang tepat yang dapat menimbulkan persepsi positif
• Jaga kontak mata dengan peserta
• Hindari melihat dengan pandangan kosong
• Hindari melihat satu peserta terus menerus
• Perhatikan gerak tangan
Ex: - Berpegangan tangan di belakang = Fasilitator sangat kaku
dan terlalu formal
- Dua tangan didepan tubuh = Fasilitator grogi
- Melipat tangan = Fasilitator menampilkan sikap bertahan
- Memasukkan salah satu tangan ke kantong = Fasilitator
kurang empati/setengah 2 dalam memfasilitasi peserta

o Hindari kesalahan dalam memberikan pertanyaan, antara lain:
• Mengira peserta sudah ” otomatis ” mengerti maksud pertanyaan
• Bertanya terlalu banyak pada waktu yang sama
• Bertanya pada satu orang tertentu
• Memberi pertanyaan yang ” tidak enak ” pada orang tertentu.

o Hindari terlalu dekat ( jarak fisik ) dengan satu peserta
o dll